Ustadz Cecep Zakarias El Bilad, M.Ud
| Nama | : | Ustadz Cecep Zakarias El Bilad, M.Ud |
| Kajian yang diampu | : | 1. Kitab Ậdāb al-‘Alīm wa al-Muta’allim 2. Kitab Haqāiq ‘an at-Tashawwuf 3. Tahsin al-Quran |
| Disiplin Ilmu | : | 1. Akhlak 2. Tasawuf 3. Al-Quran |

Beliau lahir pada tanggal 30 Juli 1986 di Desa Luwungbata, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Beliau merupakan anak pertama dari pasangan Jamhuri bin Mansur bin Kasan Basari bin Abdul KarimdanNurtati binti H. Tajuddin Nahrowi. Pendidikan formal beliau ditempuh dari MI Miftahul Huda (selesai 1998), MTs Negeri Ketanggungan – Brebes (2001), hingga MAN Buntet Pesantren Cirebon (2004).
Memasuki pendidikan tinggi, beliau menempuh S1 Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Muhammadiyah Malang (2006–Februari 2011) dengan minat studi pada Sejarah dan Politik Islam di Timur Tengah. Setelah itu, beliau meraih beasiswa untuk studi S2 Filsafat Islam melalui program ICAS Jakarta dan Universitas Paramadina dan lulus pada tahun 2015 dengan gelar ganda: Magister Ushuluddin (M.Ud) dan Master of Arts in Islamic Philosophy dari ICAS London.
Sejak kecil, beliau terbiasa belajar agama—berawal dari ayahnya yang aktif dalam dakwah kampungnya, mengurus masjid, mendirikan madrasah dan TPA. Dari kelas 3 MI sampai lulus beliau juga belajar agama di Madrasah Diniyah di kampungnya. Di jenjang MTs, beliau belajar kitab kuning kepada KH. Mudrika Thoyyib, dan melanjutkan di pesantren besar Buntet Pesantren Cirebon, belajar kepada berbagai Kyai seperti KH. Ahmad Mursyiddin, Kyai Muhammad Syifa, KH. Abdullah Alwi, KH. Thobroni Muta’ad dan KH. Abdul Basith Zein.
Minat beliau pada tasawuf mulai tumbuh sejak dibimbing oleh paman iparnya, Gus Dr. Ubaidillah Ahmad, M.Ag (2011), hingga akhirnya di akhir 2012 mulai belajar Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) di Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya melalui wakil talqin seperti Prof. Dr. Ahmad Tafsir, KH. Sandisi, KH. Zezen Zainal Abidin, dan lainnya. Beliau juga pernah mengabdi di TQN Center Jakarta (2013–2014). Seiring perjalanan ruhaninya, beliau kemudian bertemu dengan KH.Dr.Kharisuddin Aqib, M.Ag., mursyid TQN di Ponpes Daru Ulil Albab Nganjuk, dan Syekh Jayadi Mohammad Zaini, MA., mursyid TQN Khatibiyah Sambas.
Dalam kehidupan pribadi, Ustadz Cecep menikah dengan Soraya, S.Pd. dan dikaruniai tiga anak. Kariernya di bidang pendidikan juga berjalan konsisten: sejak masih kuliah S2 ia menjadi pengasuh di Pesantren Mahasiswa Mutiara Bangsa (2011-2013), kemudian merintis Pesantren Mahasiswa Lathifah Mubarakiyah (2013–2014) TQN Center Jakarta. Setelah itu, beliau menjadi tenaga pengajar Bahasa Inggris di UIN Antasari (2015) sekaligus pengawas mahasantri PP Hunafaa (2015–2016) asuhan KH. Husin Naparin, Lc.,MA. Beliau lalu menjadi dosen tetap non-PNS di IAIN (sekarang UIN) Palangka Raya sejak September 2016. Selanjutnya ia menjadi PNS dosen sejak 2022, bertugas di Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah.
Sebagai akademisi, beliau konsisten menulis dan menghasilkan karya ilmiah:
Buku
- 2024 – Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah: Asal-usul, Persebaran dan Perkembangannya di Pondok Pesantren Suryalaya, Yayasan Zawiyah Miftahus Shudur.
- 2023 – Mengenal Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah: Bekal Wawasan bagi Ikhwan TQN Suryalaya, Latifah Press, Tasikmalaya.
- 2022 – Tarekat Junaidiyah: Sejarah, Ajaran dan Perkembangannya, Yayasan Zawiyah Miftahus Shudur.
- 2021 – Inventarisasi Tokoh Ulama Se-Kalimantan Tengah (Editor), Yayasan Zawiyah Miftahus Shudur.
- 2018 – Belajar Bijaksana dari Kaum Sufi, Yayasan Islam Cinta Indonesia.
Laporan Penelitian
- 2024 – Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Studi atas TQN Khatibiyah).
- 2023 – Studi atas Pengalaman Mistik Jamaah Tarekat Junaidiyah pada Kasus Relokasi Makam Syekh Muhammad Qurthubi bin Kholid di Palangka Raya.
- 2022 – Tuhan dalam Politik: Komodifikasi Agama dalam Peningkatan Partisipasi Politik Masyarakat di Kabupaten Sambas
- 2020 – Implementasi Pendidikan Karakter di Madrasah dan Sekolah Islam Terpadu di Kalimantan Tengah.
- 2019 – Terapi Dzikir Tarekat Qadiriyah-Naqsyabandiyah PP Suryalaya dalam Peningkatan Kecerdasan Emosional Santri Pondok Dzikir Miftahus Shudur Palangka Raya.
- 2018 – Thariqah Junaidiyah: Sejarah dan Dinamika Perkembangannya di Kota Palangka Raya.
Artikel Ilmiah
- 2024 – “The Communication Patterns Of The Junaidiyah Thariqah in the Case of the Relocation of Shaikh Muhammad Qurthubi’s Tomb in Palangka Raya,” al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 9 No. 2.
- 2022 – “Implementation of Character Education at Madrasahs and Integrated Islamic Schools in Central Kalimantan,” Ta’dib, 25(1), 19. https://doi.org/10.31958/jt.v25i1.5333
- 2022 – “Spiritual Intelligence with TQN Zikr Method (Kecerdasan Spiritual dengan Metode Zikir TQN),” Syams: Jurnal Studi Keislaman Vol. 3 No. 2.
- 2020 – “Terapi Dzikir Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah dalam Peningkatan Kecerdasan Emosional,” ESOTERIK: Jurnal Akhlak Tasawuf Vol. 6 No. 2.
- 2018 – “Asal-Usul Teologi: Pelacakan Historis Filosofis,” Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin Vol. 17 No. 1.
- 2018 – “The Concept of Motion in Mulla Sadra’s Philosophy: An Ontological Understanding of the Human Soul’s Development,” Jurnal Ushuluddin Vol. 26 No. 1.
- Dan lain–lain

Leave a Reply